Rabu, 11 April 2018

Ciri Dan Cara Mengatasi Alergi Susu Pada Orang Dewasa

Beberapa dari anda mungkin merasa bahwa anda merasakan hal yang tidak nyaman setelah meminum susu walaupun anda sudah dewasa. Perut terasa lebih kembung bahkan tak jarang anda akan diare setelah meminum susu. Padahal ketika anda masih kecil anda tidak merasakan masalah apapun ketika minum susu. Lalu sebenarnya apakah yang anda rasakan, apakah alergi terhadap susu? Jika ternyata memang anda alergi terhadap susu walaupun baru muncul ketika anda sudah dewasa, anda harus tahu mengatasi alergi susu yang baik dan benar agar gejala yang timbul tidak semakin parah.

Alergi memang bisa muncul kapan saja, entah ketika anda masih kecil ataupun ketika sudah dewasa. Gejala yang muncul ketika alergi terhadap susu bisa berupa gatal-gatal, bengkak, ruam atau kulit kemerahan, muntah, diare dan gejala lainnnya. Ketika pertama kali gejala tersebut muncul mungkin anda berpikir bahwa anda salah makan atau meminum susu yang sudah basi karena anda tidak merasa memiliki alergi terhadap susu. Padahal alergi baru muncul ketika sudah dewasa bukanlah suatu hal yang baru dan memang dapat terjadi pada siapa saja. alergi dapat terjadi karena sistem imun dalam tubuh menganggap bahwa zat asing yang tidak berbahaya sebagai zat yang berbahaya dan harus dikeluarkan. Sistem imun akan memunculkan reaksi terhadap pemicu alergen tersebut seperti gatal-gatal. Reaksi yang muncul tidak selamanya langsung muncul ketika terpapar pemicu alergi, karena itulah anda bisa saja baru merasakan alergi ketika sudah dewasa. Gejala alergi yang muncul bisa bermacam-macam, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Faktor keturunan dan juga faktor lingkungan bisa berpengaruh terhadap alergi yang anda derita.

Ciri Dan Cara Mengatasi Alergi Susu Pada Orang Dewasa

Alergi terhadap susu merupakan suatu respon alami yang terjadi dan disebabkan oleh sistem imun. Anda mengalami alergi terhadap susu karena adanya kandungan protein tertentu yang hanya ada di dalam susu. Reaksi yang tidak normal ini merupakan salah satu jenis alergi terhadap makanan yang banyak di alami. Selain susu sapi, beberapa jenis susu lainnya seperti susu domba dan juga susu kambing bisa menyebabkan alergi. Lamanya reaksi alergi yang muncul beraneka ragam, mulai dari beberapa menit saja hingga beberapa jam. Reaksi alergi yang cukup parah adalah gangguan pernapasan dimana anda akan merasa kesulitan bernapas. Apabila hal ini tidak segera ditangani maka dapat berakibat fatal. Karena itulah sangat penting untuk mengetahui mengatasi alergi susu, entah anda memiliki alergi atau tidak karena anda dapat membantu orang lain yang memiliki alergi susu ketika mengalami reaksi alergi.

Alergi susu yang baru muncul ketika sudah dewasa biasanya muncul ketika berusia 30 hingga 40 tahun. Jadi tidak ada salahnya untuk selalu waspada terhadap gejala apapun yang muncul setelah anda mengkonsumsi makanan seperti mengkonsumsi susu. Beberapa kandungan yang terdapat di dalam susu adalah protein, air, lemak, mineral dan juga karbohidrat. Seperti yang disebutkan di atas bahwa protein dalam susu menjadi penyebab utama terjadinya alergi. Ketika tubuh menganggap protein dalam susu sebagai zat berbahaya, maka tubuh akan menginformasikan sel darah putih untuk membentuk antibodi berupa antihistamin untuk menyerang protein susu tersebut. Dua kandungan yang ada pada protein susu yang bertanggung jawab terhadap alergi adalah whey dan kasein. Kasein biasa ditemukan pada bagian yang padat pada susu dan whey ditemukan dibagian susu yang cair. Kedua protein tersebut sulit untuk dihindari karena bisa ditemukan pada berbagai macam olahan susu seperti keju, yogurt dan lain sebagainya. Beberapa faktor lain yang bisa memicu alergi terhadap pada susu lainnya adalah sebagai berikut.

  1. Adanya riwayat alergi pada keluarga, terutama ayah dan atau ibu. Misalnya saja alergi debu, alergi bulu hewan, alergi serbuk sari.
  2. Adanya alergi terhadap makanan lain.
  3. Memiliki dermatitis atopik atau peradangan kulit kronis
  4. Kondisi lingkungan yang terlalu bersih sehingga tubuh menjadi lebih sensitif terhadap zat-zat asing.

Daerah pada tubuh yang biasanya muncul reaksi alergi adalah daerah di sekitar mulut dan juga kulit. Namun tak jarang akan timbul gangguan pencernaan seperti kembung, kram perut, muntah, mual dan juga diare. Apabila tidak diobati memang reaksi alergi tersebut akan mereda sendiri, namun tentunya anda tidak akan merasa nyaman dan kesakitan. Karena itulah anda harus bisa mengatasi alergi susu, anda harus tahu apa yang pertama kali dilakukan ketika timbul reaksi alergi terutama ketika reaksi alergi yang timbul sangat berat. Beberapa reaksi alergi ringan lainnya yang biasa muncul adalah sebagai berikut.

  1. Hidung berair
  2. Mata berair
  3. Kotoran lebih berair (bukan diare)
  4. Kotoran mengandung darah

Tidak ada obat untuk menyembuhkan alergi, yang bisa dilakukan hanyalah menghindari penyebab alergi dan mengkonsumsi obat untuk meredakan alergi yang parah.
Load disqus comments

0 komentar